KUKAR: Penyerahan Rumah Apresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kepada juara pertama MTQ Nasional XXX menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para kafilah, salah satunya Muhammad Farid Lutfi Mubarak, juara 1 cabang Tilawah Satu Juz.
Farid mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pemberian rumah merupakan bentuk apresiasi yang jarang diberikan dan menjadi motivasi besar bagi para qari dan qariah.
“Pokoknya senang, soalnya jarang dari pemerintah itu memberikan rumah untuk para juara,” ungkap Farid.
Farid telah menggeluti dunia MTQ sejak usia sangat dini. Ia pertama kali mengikuti MTQ pada tahun 2015, saat usianya masih sekitar 4–5 tahun. Hingga kini, di usia 17 tahun, ia masih aktif sebagai kafilah dan terus mengembangkan kemampuannya.
“Dari sebelum sekolah memang sudah menggeluti tilawah. Sampai sekarang masih,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Remaja asal Desa Semayang, Kecamatan Kenohan ini juga memiliki target besar ke depan. Ia berencana mengikuti cabang baru pada MTQ mendatang, yakni cabang Lima Juz dan Tilawah.
“Insya Allah ke depannya saya ingin ikut cabang baru, Lima Juz dan Tilawah,” katanya.
Meski belum menerima panggilan resmi untuk seleksi MTQ berikutnya, Farid berharap pemerintah ke depan semakin mengutamakan apresiasi dan hadiah bagi para peserta sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka.
Sementara itu, Camat Kenohan, Kaspul, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kukar yang dinilainya sangat peduli terhadap pengembangan generasi Qurani di daerah.
“Pemerintah daerah ini sangat peduli dengan warga kita dalam meningkatkan pengembangan di lautan Al-Qur’an,” ujar Kaspul.
Ia berharap pemberian Rumah Apresiasi tidak hanya dilihat sebagai hadiah, tetapi menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda untuk terus berprestasi di bidang MTQ.
“Bukan soal rumahnya, tapi motivasinya. Mudah-mudahan ke depan anak-anak kita bisa lebih baik lagi,” tambahnya.
Kaspul juga menyebut Desa Semayang sejak dulu dikenal sebagai salah satu basis pembinaan Al-Qur’an di Kecamatan Kenohan. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap wilayahnya.
“Namanya Al-Qur’an ini harus terus didorong supaya lebih maju lagi,” tutupnya. (*van)

















