BALIKPAPAN: Ratusan personel Polresta Balikpapan menggelar Salat Ghaib dan doa bersama, untuk para korban bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, Aceh, Sumatra Barat, serta erupsi Gunung Merapi.
Kegiatan digelar di Masjid Baitul Aman, Polresta Balikpapan, pada hari Kamis, 4 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian dan ikatan kebatinan terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto bersama jajaran personel baik yang beragama Muslim maupun non-Muslim, turut hadir dalam kegiatan kerohanian tersebut. Bagi personel non-Muslim, kegiatan rohani dilakukan di tempat ibadah masing-masing sebagai wujud solidaritas dan doa untuk saudara sebangsa.
Salat Ghaib dipimpin oleh Ustaz Jhuna, Imam Masjid Baitul Aman Polresta Balikpapan. Seusai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama dan doa tolak bala, memohon, agar Kota Balikpapan senantiasa terhindar dari bencana maupun musibah serupa.
Tak hanya kegiatan religius, dua hari sebelumnya jajaran Polresta Balikpapan juga telah menggalang dana seusai apel pagi. Donasi tersebut diperuntukkan bagi korban banjir, tanah longsor, dan dampak erupsi Gunung Merapi di beberapa wilayah Sumatra.

Kasi Humas Polresta Balikpapan, IPDA Sangidun, mengatakan bahwa kegiatan kni sebagai tali persaudaraan sebangsa dan setanah air, bila ada saudara kita dilanda musibah, tentu kita turut berduka dan merasakan kesedihan yang sama.
“Sebagai bentuk rasa kemanusiaan, jajaran kami menggelar Salat Ghaib dan doa bersama, semoga bencana yang terjadi cepat terselesaikan dan para korban dapat dievakuasi serta kembali berkumpul dengan keluarganya,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas Polresta Balikpapan terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus pengingat pentingnya kepedulian dan persatuan dalam menghadapi musibah.(las)

















