KUKAR – Sebanyak 80 orang juru parkir dibawah koordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara menerima paket sembako lebaran dari Pemerintah Kutai Kartanegara.
Penyerahan paket sembako dilangsungkan di Terminal Pasar Tangga Arung Tenggarong, Selasa (9/4/2024).
Paket sembako diserahkan langsung oleh Bupati Edi Damansyah didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kukar Ahmad Junaidi.
Bupati Edi Damansyah mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah silaturahmi dengan juru parkir, ada 80 orang juru parkir yang di bawah koordiniasi Dinas Perhubungan. Silaturahmi sekaligus menyampaikan sembako untuk teman-teman lebaran, karena besok hari raya.
“Saya menyampaikan terima kasih karena pengelolaan parkir di Tenggarong dan sekitarnya mulai membaik. Walaupun memang masih ada di beberapa titik keluhan-keluhan masyarakat. Makanya saya sampaikan, saya ingatkan bahwa parkir ini jasa. Jadi kita ini mengerjakan jasa, bagaimana pekerjaan ini dirasakan nikmatnya dan nyamannya oleh masyarakat, pengguna jasa.” Ungkapnya.
Edi menegaskan agar Dinas Perhubungan dalam mengurusi petugas jukir jangan setengah setengah . Mereka (jukir) itu peralatannya dilengkapi, seragam dibuatkan. Karena di bawah binaan Dishub.
Selama ini parkir hanya berbicara potensi, tapi manajemen pengelolaannya belum pernah diperbaiki tidak ada inovasi dan kreatifitas. Kalau ingin maksimalkan optimalisasikan memang manajemennya harus diperbaiki. Salah satu faktor yang menentukan itu SDM, kawan-kawan jukir ini
“Sudah banyak lah perubahan, perbaikan itu, jadi nanti hanya tinggal ditingkatkan dengan baik saja ke depannya. Makanya pesan saya Dishub ini harus baik, harus mengurusi secara utuh. Kalau hanya setengah setengah ndak bisa maksimal hasilnya.” tuturnya.
Semoga momentum silaturahmi ini Dishub pun, ada bidang yang menangani ini terus melakukan evaluasi. Sehingga optimalisasinya pengelolaan parkir itu bisa berjalan.
“Sangat penting layanan. Jangan sampai kita menarik biaya, tapi kita tidak memberikan pelayanan. Saya mengajak Dishub dan jukir ayo perbaiki semua layanan kita untuk masyarakat.” tutupnya.
Sementara Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan bahwa pihaknya telah mencoba beberapa pola pengelolaan parkir di Kota Tenggarong, namun belum mencapai hasil maksimal.
Salah satunya adalah sistem target, di mana setiap lokasi parkir disurvei untuk menentukan potensi dan kewajiban yang harus disetorkan oleh juru parkir kepada Pemerintah Daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi para juru parkir yang telah membantu dalam pengelolaan parkir, dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama mereka. Kami terus berupaya untuk mengelola parkir dengan baik, dan yakin bahwa kolaborasi dengan juru parkir merupakan kunci keberhasilan dalam pengelolaan parkir di Kukar.” Pungkasnya.(adv/dk1)

















