Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
SAMARINDA

FGD Desa Wisaya Kaltim, Upaya Konkret Wujudkan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal

696
×

FGD Desa Wisaya Kaltim, Upaya Konkret Wujudkan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal

Share this article
bukak
Example 468x60

SAMARINDA: Dalam rangka memperkuat peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, serta sebagai bentuk implemenrasi  program prioritas Pemprov Kaltim dibidang pariwisata, Dinas Pariwisata Kaltim menggelar Focus Group Discussion  (FGD) dengan pembahasan Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Tentang Pengembangan Desa Wisata di Kaltim.

Kegiatan FGD Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Tentang Pengembangan Desa Wisata Kaltim,  di gelar secara offline dan online di Creative Hub Temindung (ex. Bandara Temindung) Samarinda. Dan  secara resmi dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji, dengan di tandai pemukulan gendang   bersama Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni, Kamis (10/4/2025).

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Wagub Seno Aji  menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan  FGD  ini, dan  merupakan bagian penting dari upaya  bersama untuk memperkuat fondasi regulasi dalam mendukung pengembangan desa wisata di Kalimantan Timur yang berkelanjutan.

“Kami menyambut baik pelaksanaan FGD ini, dalam rangka pembuatan peraturan guebrnur  tentang pengembangan desa wisata di Kaltim, dimana di provinsi Kaltim terdapat kurang lebih seribu desa wisata, baik yang sudah berkembang, yang sedang berkembang, dan desa wisata  mandiri,  dan ini tentu memerlukan perhatian bersama bagaimana pemerintah  kabupaten kota, provinsi dan pemerintah pusat, nantinya bisa bergotong royong dan bahu membahu untuk memastikan desa wisata dapat terus berkembang, sehngga dapat dikunjungi oleh para wisatawan baik dalam maupun luar Kaltim,” papar  Seno Aji.

Pariwisata kata  Seno Aji  adalah salah satu sektor strategis  yang memiliki daya ungkit besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat. Dan  Provinsi  memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang luar biasa, yang harus terus dikembangkan.

“Melalui FGD ini, diharapkan masukan, ide dan gagasan  baik  dari nara sumber, kepala dinas pariwisata kabupaten kota, OPD terkait,  Pokdarwis, penggiat wisata, sehingga menghasilkan  komitmen bersama melalui peraturan gubernur   dalam upaya memajukan dan pengembangan desa wisata di Kaltim,” pesan Seno Aji.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi  melaporkan maksud dan tujuan pelaksanaan FGD penyusanan rancangan Pergub  Tentang Pengembangan Desa Wisata di Kaltim, adalah  untuk menyediankan kerangka hukum dan kebijakan yang menjadi  pedoman dalam pengembangan desa wisata di Kaltim.

“Selain itu, untuk menjamin sinergi  dan kolaborasi antara perangkat daerah, pemerintah kabupaten kota dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan desa wisata, serta   memberikan arah dan standar operasional  dalam pengelolaan, promosi dan pemberdayaan  masyarakat di desa wisata,” kata Ririn Sari Dewi.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan paparan keynote speaker Membina dan Mamacu  Desa Wisata di Kaltim oleh Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni, dan dilanjutkan pelaksanaan FGD, dengan   nara sumber  Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastuktur  Kementerian Pariwisata Harianto (via zoom), Kadis  Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim Puguh Harjanto, tim tenaga ahli rancangan Pergub pengembangan desa  wisata  I Wayan Lanang Nala, dan hadir secara Offline dan online kepala perwakilan BI Kaltim,  kepala dinas pariwisata kabupaten kota, kepala OJK, Pokdarwis kabuapetn kota serta undangan lainnya.(dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *