BALIKPAPAN: Persiba Balikpapan gagal mengamankan tiga poin saat menjamu PSIS Semarang pada laga yang berlangsung di Stadion Batakan, Minggu (1/3/2026). Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor kacamata 0-0.
Meski tanpa gol, Persiba tampil dominan sepanjang pertandingan. Sejak menit awal, tuan rumah menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, rapatnya pertahanan PSIS dan kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia bersyukur pertandingan berjalan tanpa ada pemain yang mengalami cedera.
“Pertandingan selesai dan semua pemain dalam keadaan sehat dan tidak ada yang cedera,” ujar Leo, sapaan akrabnya, usai laga.
Ia menilai strategi yang dirancang mampu dijalankan dengan baik oleh para pemain. Bahkan, satu gol sempat tercipta namun dianulir wasit karena offside. Selain itu, peluang emas melalui tendangan Benny hanya membentur tiang gawang.
“Ada momen yang seharusnya jadi gol, tapi satu offside dan satu lagi kena tiang. Kami dominan dari awal sampai akhir dan menciptakan peluang,” jelasnya.
Menurut Leo, hasil imbang ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim, khususnya dalam memaksimalkan peluang menjadi gol. “Tinggal bagaimana kami memperbaiki penyelesaian akhir. Pemain sudah tampil luar biasa dan fokus,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih PSIS, Andri Ramawi Putra, juga memberikan apresiasi kepada timnya yang mampu mencuri satu poin di laga tandang. Meski menargetkan kemenangan, ia tetap bersyukur dengan hasil tersebut.
“Target memang tiga poin, tapi ada situasi yang tidak sesuai rencana. Kami akan evaluasi untuk laga berikutnya, tapi kami berterima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras,” ujarnya.
Hasil ini membuat kedua tim harus bekerja lebih keras pada pertandingan selanjutnya, guna memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang bersaing di papan atas.(las)

















