KUKAR: Festival Kampong Seraong Desa Jembayan Tengah resmi dimulai, menghadirkan berbagai penampilan kesenian dan UMKM yang memeriahkan jalannya kegiatan. Festival ini berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Juni 2024 di halaman kantor Desa Jembayan Tengah.
Acara Festival resmi dibuka oleh Camat Loa Kulu, Adriansyah, dihadiri Kepala Desa Jembayan Tengah Mas Nur, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo, Kabid Pengembangan Ekraf Dispar Kukar Zikri Umulda, serta para tokoh adat Desa Jembayan Tengah.
Kepala Desa Jembayan Tengah, Mas Nur, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Festival Kampong Seraong dimulai pada 5 Juni 2024 dengan acara adat Tempong Tawar, dan pembukaan resmi pada 6 Juni 2024.
Selain itu ada pentas kesenian, pawai, perlombaan, bazar, Zumba, doorprize, serta pertunjukan Seni Adat Seraung dan Seni Adat Topeng Pantul. Selain itu, akan diadakan workshop pembuatan seraong, lomba gasing, lomba azan untuk anak-anak, dan tablig akbar.
“Dengan adanya kegiatan ini, roda perekonomian masyarakat bergerak karena kami melibatkan para pelaku UMKM dan telah menyediakan stan-stan untuk menjual produk olahan mereka,” ujar Mas Nur.
Selain penampilan kesenian, tujuan utama festival ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat. Acara berlangsung hingga malam hari, memberikan kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk menjual produk mereka.
Festival ini didukung oleh Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perusahaan-perusahaan di sekitar Desa Jembayan Tengah.
“Kegiatan ini kami jadwalkan setiap tahun bertepatan dengan ulang tahun Desa Jembayan Tengah pada 6 Juni. Harapannya, festival ini tetap berlanjut karena sangat membantu perekonomian masyarakat kami di Desa Jembayan Tengah,” tambah Mas Nur.
Sementara Camat Loa Kulu, Adriansyah, menyambut baik kegiatan ini sebagian upaya melestarikan budaya lokal yang ada di desa. Tentunya Festival Kampong Seraong bisa berjalan berkat kerja sama antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa.
Ia juga mengapresiasi bahwa kegiatan ini bisa dilaksanakan dan dapat mewujudkan desa berbudaya dan kreatif sesuai arahan kebijakan Bupati, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masing-masing desa.
“Kami berharap OPD-OPD di Kukar seperti Disdikbud dan Dinas Pariwisata terus mendukung kegiatan festival di desa-desa,” tutup Adriansyah.(adv/dk1)

















