Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan MTQH ke-46 Kaltim, Seluruh Venue Mulai Disiapkan

254
×

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan MTQH ke-46 Kaltim, Seluruh Venue Mulai Disiapkan

Share this article
Ekspose penyelenggaraan MTQH XLVI yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Ekspose penyelenggaraan MTQH XLVI yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XLVI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, Kukar memastikan kesiapan mulai dari arena perlombaan, konsep kegiatan hingga pelayanan bagi seluruh kafilah yang akan datang dari berbagai daerah.

Persiapan tersebut dipaparkan dalam ekspose penyelenggaraan MTQH XLVI yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pemantapan rencana pelaksanaan agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat terpenuhi.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa sejumlah rencana penyelenggaraan telah mendapatkan persetujuan dari pengurus LPTQ Provinsi Kaltim. Mulai dari jadwal perlombaan, konsep kegiatan, logo hingga maskot yang akan digunakan.

Ia memastikan Kukar telah menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah. Meski demikian, berbagai kemungkinan kendala tetap diantisipasi agar pelaksanaan tidak terganggu oleh persoalan nonteknis.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah mendapatkan restu dari pengurus LPTQ Provinsi terkait rencana kegiatan, jadwal lomba, maskot dan hal-hal lainnya yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MTQH. Insyaallah, Kukar dinyatakan siap,” ujarnya.

Sunggono menjelaskan, Pemkab Kukar telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap sejumlah aspek penyelenggaraan. Di antaranya mengatur kehadiran penonton, memastikan keterlibatan anak-anak, serta mengendalikan waktu kegiatan agar tidak berlangsung terlalu larut malam.

Menurutnya, masukan dari pemerintah provinsi akan menjadi bahan penyempurnaan terhadap rencana yang telah disusun. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan.

Dari sisi fasilitas, seluruh venue dan arena perlombaan telah dibuatkan desain pemanfaatan ruang. Pemkab Kukar juga melibatkan event organizer (EO) yang memiliki pengalaman menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Kaltim untuk mendukung pengelolaan kegiatan.

“Semua venue dan arena sudah kita buatkan desain rencana pemanfaatan ruangnya. EO yang kita rekrut juga merupakan EO yang pernah menyelenggarakan MTQ tingkat Provinsi Kaltim. Jadi, secara perencanaan sudah kita siapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi keseriusan Pemkab Kukar dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Ia menilai kesiapan pelayanan dan penyambutan yang dirancang Kukar menjadi salah satu keunggulan dalam pelaksanaan MTQH tahun ini.

Salah satu bentuk dukungan yang mendapat perhatian adalah keterlibatan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Sultan bahkan direncanakan memberikan jamuan khusus kepada para kafilah dalam rangkaian kegiatan Pawai Ta’aruf.

Ia menilai dukungan tersebut menjadi nilai tambah sekaligus memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

“Luar biasa hospitality dan kesiapan yang sudah dilakukan oleh Kukar. Bahkan Sultan juga memberikan restu dan dukungan dengan akan melakukan jamuan khusus pada kegiatan Pawai Ta’aruf,” ungkapnya.

Selain kesiapan pelayanan, ia juga mengingatkan pentingnya jaminan pasokan listrik selama penyelenggaraan. Panitia provinsi berencana menyurati PLN agar memastikan tidak terjadi pemadaman listrik, khususnya ketika perlombaan berlangsung pada pagi hingga sore hari.

Menurutnya, koordinasi teknis bersama PLN perlu dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi di setiap venue dapat terpenuhi. Hal tersebut menjadi perhatian agar seluruh agenda MTQH berjalan tanpa hambatan akibat gangguan kelistrikan.

“Kita berharap kafilah dari seluruh kabupaten dan kota yang hadir di Kalimantan Timur bisa merasa nyaman selama mengikuti penyelenggaraan MTQH di Kukar,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *