Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

MTQH Kaltim Berpotensi Putar Rp1,8 Miliar, Pemkab Kukar Bidik Peluang Ekonomi dan Wisata

237
×

MTQH Kaltim Berpotensi Putar Rp1,8 Miliar, Pemkab Kukar Bidik Peluang Ekonomi dan Wisata

Share this article
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Van/dutakaltimnews.com)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melihat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XLVI Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026 sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah. Kedatangan ribuan peserta dan ofisial dari berbagai kabupaten/kota diharapkan mampu meningkatkan aktivitas sektor perdagangan, kuliner, perhotelan hingga pariwisata.

Sebagai tuan rumah, Pemkab Kukar berupaya agar kegiatan tersebut tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Berbagai pelaku usaha lokal didorong untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan menyiapkan pelayanan dan produk yang mampu memenuhi kebutuhan para tamu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung kepariwisataan. Mulai dari penggiat wisata, pengusaha perhotelan hingga pemilik rumah makan.

Menurutnya, kesiapan tersebut perlu dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar potensi pariwisata dapat dimanfaatkan secara maksimal. Ia menilai pelaksanaan MTQH menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan layanan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk memastikan pembinaan seluruh unsur kepariwisataan berjalan. Baik penggiat wisata, pelaku usaha perhotelan, rumah makan dan lainnya. Ke depan, kemampuan mereka masih perlu kita dorong agar lebih optimal,” ujarnya, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah kafilah beserta ofisial yang akan hadir diperkirakan mencapai 1.516 orang. Jumlah tersebut dinilai cukup potensial untuk meningkatkan perputaran uang selama kegiatan berlangsung.

Ia memberikan gambaran sederhana mengenai peluang tersebut. Jika setiap orang membelanjakan rata-rata Rp100 ribu per hari, maka transaksi ekonomi dapat mencapai Rp151,6 juta dalam sehari. Dengan asumsi kegiatan berlangsung selama 12 hari, potensi perputaran uang diperkirakan menyentuh Rp1,819 miliar.

Angka tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh tambahan pendapatan. Terlebih, kebutuhan peserta selama berada di Kukar tidak hanya berkaitan dengan konsumsi, tetapi juga penginapan, transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya.

“Kalau kita asumsikan jumlah kafilah dan ofisial sekitar 1.516 orang, kemudian setiap orang berbelanja Rp100 ribu sehari, berarti ada sekitar Rp151,6 juta per hari. Kalau dikalikan 12 hari, potensi perputaran uangnya bisa mencapai sekitar Rp1,8 miliar,” jelasnya.

Selain transaksi harian, berbagai kegiatan pendukung seperti pameran dan promosi produk juga diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Dengan keterlibatan berbagai sektor, manfaat ekonomi dari penyelenggaraan MTQH diharapkan dapat dirasakan lebih luas.

Pemkab Kukar pun mendorong agar momentum ini menjadi kesempatan memperkuat sektor pariwisata, bukan sekadar kegiatan sesaat. Peningkatan kualitas pelayanan dan optimalisasi potensi usaha dinilai penting agar dampak positifnya dapat berlanjut setelah kegiatan berakhir.

Ia berharap seluruh pelaku pariwisata mampu mengambil bagian dalam menyukseskan agenda tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapan kita, seluruh sumber daya manusia di bidang pariwisata bisa semakin dioptimalkan, sehingga potensi yang ada mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *