Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

BRIDA Kukar Kawal 17 Program Dedikasi, Hasil Kajian Jadi Dasar Evaluasi Pembangunan

244
×

BRIDA Kukar Kawal 17 Program Dedikasi, Hasil Kajian Jadi Dasar Evaluasi Pembangunan

Share this article
Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo. (Van/dutakaltimnews.com)
Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berperan dalam mendukung pelaksanaan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik melalui berbagai kajian dan evaluasi. Upaya tersebut dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi bahan perbaikan kebijakan sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo, mengatakan dukungan terhadap program unggulan pemerintah daerah tidak selalu terlihat secara langsung. Namun, hasil riset yang dilakukan dapat menjadi landasan bagi pemerintah dalam menilai efektivitas program dan menentukan langkah pembangunan selanjutnya.

Salah satu kajian yang berkaitan dengan Program Dedikasi adalah pemekaran desa. Kebijakan ini dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki cakupan geografis luas dengan lokasi permukiman yang saling berjauhan.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut selama ini menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan desa harus menempuh perjalanan lebih panjang untuk mengurus berbagai keperluan.

“Dengan adanya pemekaran desa, diharapkan pelayanan publik, khususnya administrasi desa, bisa berjalan lebih baik. Wilayah yang luas dan jarak permukiman yang berjauhan membuat masyarakat membutuhkan akses pelayanan yang lebih dekat,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, manfaat pemekaran desa tidak hanya berkaitan dengan urusan administrasi pemerintahan. Kebijakan tersebut juga diharapkan mendorong pemerataan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pembangunan infrastruktur.

Dengan jangkauan pelayanan yang lebih dekat, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat teridentifikasi secara lebih baik. Pemerintah pun memiliki peluang untuk menyusun prioritas pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap wilayah.

Selain kajian pemekaran desa, BRIDA Kukar juga melaksanakan sejumlah penelitian dan evaluasi untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah. Kajian tersebut mencakup aspek iklim, indeks infrastruktur, serta persepsi masyarakat terhadap Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

Hasil kajian itu menjadi bagian dari upaya BRIDA dalam menyediakan data dan gambaran mengenai pelaksanaan program di lapangan. Melalui evaluasi tersebut, pemerintah dapat mengetahui aspek yang telah berjalan baik maupun bagian yang masih membutuhkan pembenahan.

Ia menegaskan, riset dan kajian yang dilakukan BRIDA diarahkan agar menghasilkan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan begitu, pelaksanaan program pemerintah tidak hanya berorientasi pada pencapaian kegiatan, tetapi juga memperhatikan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Dari hasil kajian yang kami lakukan, nantinya ada rekomendasi untuk pembangunan. Evaluasi ini diharapkan bisa menjadi bahan perbaikan terhadap implementasi 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik,” jelasnya.

Ia berharap, hasil penelitian dan evaluasi BRIDA dapat menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam menyempurnakan pelaksanaan program unggulan, sehingga pembangunan semakin terarah dan pelayanan publik dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Harapan kami, hasil kajian ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai rekomendasi perbaikan, sehingga pelaksanaan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik ke depan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *