KUKAR: Pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bakti 2026–2031 dan Pengukuhan Pergantian Antarwaktu (PAW) Pengurus Daerah Badan Pembina Olahraga (Bapor) KORPRI Kukar masa bakti 2023–2028 berlangsung di Aula Bappeda lantai 1, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan organisasi, meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), serta mendorong pembinaan olahraga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kukar sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan sebelumnya sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh anggota.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus lama yang telah berkontribusi terhadap perkembangan KORPRI di Kukar. Namun, ia juga mengakui masih terdapat anggota yang belum terjangkau pelayanan secara optimal.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pengurus sebelumnya yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan KORPRI. Kami juga memohon maaf apabila masih ada anggota yang belum terjangkau pelayanan secara maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu langkah awal yang akan dilakukan dalam kepengurusan baru adalah membentuk unit Dewan Pengurus KORPRI di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mempermudah koordinasi dengan anggota di setiap wilayah kerja.
Dengan terbentuknya unit kepengurusan di masing-masing OPD dan kecamatan, KORPRI diharapkan dapat lebih mudah mengetahui kebutuhan anggota serta memberikan pelayanan yang lebih responsif, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan ASN.
“Melalui kepengurusan yang baru ini, kami berharap bisa lebih responsif dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan ASN. Langkah awalnya adalah membentuk unit Dewan Pengurus KORPRI di seluruh OPD dan kecamatan agar pelayanan kepada anggota bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bapor KORPRI Kukar sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa pergantian antarwaktu dilakukan untuk menyesuaikan susunan kepengurusan dengan kondisi terkini. Sejumlah pengurus sebelumnya telah memasuki masa pensiun, meninggal dunia, maupun mengundurkan diri karena kesibukan pekerjaan.
Selain menyesuaikan kondisi kepengurusan, perubahan tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) KORPRI. Menurutnya, struktur organisasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan kompetisi agar pembinaan olahraga dapat berjalan lebih efektif.
Ia berharap jajaran Bapor KORPRI yang baru dapat menjalankan tugas secara maksimal, terutama dalam membina kegiatan olahraga dan mendorong pola hidup sehat di kalangan pegawai.
“Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja maksimal dalam pembinaan keolahragaan. Kami juga ingin mengajak ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Kukar untuk kembali aktif berolahraga sesuai kemampuan masing-masing,” ungkapnya.
Selain mengajak pegawai berolahraga, Bapor KORPRI Kukar juga mendorong setiap OPD menyediakan sarana olahraga, meskipun dalam skala sederhana. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pegawai untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan kerja.
Ia menyebut perkembangan olahraga seperti tenis meja, pickleball, dan bulu tangkis di Tenggarong semakin pesat. Bahkan, sejumlah OPD telah mulai menyediakan fasilitas olahraga di lingkungan kantor masing-masing.
Ia menegaskan, pembinaan olahraga di kalangan ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan prestasi. Pasalnya, pegawai memiliki kesempatan mengikuti kompetisi olahraga secara berjenjang, mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Selain menjaga kebugaran, kita juga ingin meningkatkan prestasi. ASN memiliki ajang olahraga tersendiri yang berlangsung secara berjenjang, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional,” pungkasnya. (Adv/Van)

















