Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NASIONAL

Kemhan, Kemenkes dan TNI Gelar Simulasi Evakuasi Medik Udara di RSPPN Soedirman

216
×

Kemhan, Kemenkes dan TNI Gelar Simulasi Evakuasi Medik Udara di RSPPN Soedirman

Share this article
Pusat Kesehatan Pertahanan (Puskeshan) Kemhan bersama Kementerian Kesehatan dan TNI Angkatan Udara menggelar simulasi Air Medical Evacuation menggunakan helikopter EC-120B Colibri di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta. (Dok. Kementerian Pertahanan)
Pusat Kesehatan Pertahanan (Puskeshan) Kemhan bersama Kementerian Kesehatan dan TNI Angkatan Udara menggelar simulasi Air Medical Evacuation menggunakan helikopter EC-120B Colibri di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta. (Dok. Kementerian Pertahanan)
Example 468x60

JAKARTA – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melalui Pusat Kesehatan Pertahanan (Puskeshan) Kemhan bersama Kementerian Kesehatan dan TNI Angkatan Udara menggelar simulasi Air Medical Evacuation menggunakan helikopter EC-120B Colibri di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Soedirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus.

Kegiatan ini bertujuan menguji kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas instansi dalam mendukung pengembangan layanan ambulans udara di Indonesia. Sehari sebelumnya, telah dilaksanakan penyerahan sertifikat kelaikan fasilitas pendukung penerbangan untuk heliport RSPPN Soedirman.

Simulasi dilaksanakan menggunakan helikopter EC-120B Colibri dengan skenario evakuasi pasien yang mengalami patah tulang dan henti jantung menuju RSPPN Soedirman. Setibanya di rumah sakit, pasien dengan patah tulang dibawa menuju kamar operasi, sedangkan pasien henti jantung dievakuasi ke ruang catheterization laboratory (Cathlab) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam keterangan pers usai kegiatan, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bentuk kolaborasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, dan TNI Angkatan Udara dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan layanan ambulans udara, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Pengembangan tersebut mencakup penyiapan armada, sumber daya manusia, serta fasilitas pendukung dan rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Plt. Kapuskeshan Kemhan sekaligus Kepala RSPPN Soedirman, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, M.Kes., Sp. OT., Subsp.P.L.(K), menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan wujud kesiapan rumah sakit dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan. Kegiatan tersebut menjadi acuan bagi pengembangan layanan evakuasi medik udara di daerah terpencil dan terluar dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi wilayah masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan TNI bersama instansi terkait dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta memperkuat kesiapan penanganan medis darurat sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

 

(Sumber: kemhan.go.id)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *