KUKAR : Untuk pertama kalinya sejak Kelurahan Muara Jawa Pesisir berdiri, masyarakat menggelar bakar ikan massal di sepanjang jalan sekitar 2,5 kilometer. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (17/10/2026) itu menjadi warna baru dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Asap bakaran ikan mengepul di sepanjang jalan, sementara warga dari berbagai rukun tetangga (RT) sibuk menyiapkan ikan untuk dibakar bersama. Suasana berlangsung meriah, mencerminkan kekompakan masyarakat pesisir yang menjadikan hasil tangkapan nelayan sebagai bagian utama perayaan.
Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, mengatakan kegiatan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, baru pada peringatan HUT ke-20 ini rencana tersebut berhasil diwujudkan.

“Ini baru pertama kali dilaksanakan sejak Kelurahan Muara Jawa Pesisir berdiri. Sebenarnya sudah direncanakan beberapa tahun lalu, tetapi baru tahun ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Menurut Ramli, ikan yang dibakar berasal dari swadaya masyarakat dan dukungan para pengepul ikan setempat. Keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut tidak hanya menyemarakkan perayaan hari jadi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan masyarakat pesisir.
Ia berharap kegiatan perdana ini menjadi awal tradisi baru yang dapat dipertahankan setiap tahun. Bahkan, Ramli mendorong agar bakar ikan massal tersebut masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Kukar sehingga mampu menarik pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi perikanan Muara Jawa Pesisir.
“Kami berharap kegiatan ini bisa diagendakan oleh Dinas Pariwisata agar menjadi kegiatan tahunan. Masyarakat di sini mayoritas nelayan, sehingga potensi tersebut perlu diperkenalkan lebih luas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, menyampaikan bahwa kegiatan bakar ikan bersama merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil tangkapan nelayan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan warga.
Digelarnya kegiatan ini untuk pertama kalinya menjadi langkah awal bagi Muara Jawa Pesisir dalam mengangkat tradisi masyarakat nelayan sebagai daya tarik daerah.
“Kami berharap kemeriahan tahun ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, sehingga bakar ikan massal tidak hanya menjadi perayaan hari jadi, tetapi juga identitas khas kawasan pesisir Kukar,” tutupnya. (and)

















