Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Kabut Tebal di Muara Muntai, Jarak Pandang Pelayaran Hanya 10 Meter

243
×

Kabut Tebal di Muara Muntai, Jarak Pandang Pelayaran Hanya 10 Meter

Share this article
Flayer Himbauan Dari Dishub Kukar (Dok. Dishub Kukar)
Flayer Himbauan Dari Dishub Kukar (Dok. Dishub Kukar)
Example 468x60

KUKAR – Kabut tebal yang menyelimuti wilayah perairan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terutama di Kecamatan Muara Muntai, membahayakan aktivitas transportasi. Pada pagi hari, jarak pandang dilaporkan hanya berkisar 10–15 meter sehingga pengguna jalur perairan diminta meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Rakhmadani Hidayat, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi jarak pandang di sejumlah dermaga selama musim kemarau.

Berdasarkan pemantauan, kabut cukup pekat terjadi Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 WITA. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah wilayah perairan terbatas dan berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran.

“Pada jam 07.00 sampai 08.00 WITA, kabut cukup pekat. Jarak pandang diperkirakan hanya sekitar 10–15 meter. Namun, menjelang matahari terbit dan sekitar pukul 09.00 WITA, kondisi mulai membaik,” ujarnya Kamis (15/10/2026).

Meski jarak pandang berangsur normal setelah matahari terbit, Rakhmadani mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan risiko saat kabut masih menyelimuti perairan.

Ia mengimbau para operator kapal dan masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi air untuk lebih berhati-hati, terutama pada pagi hari ketika jarak pandang masih terbatas.

Sementara itu, Camat Muara Muntai, Mulyadi, mengatakan kondisi kabut asap di wilayahnya semakin memburuk. Jarak pandang yang minim dinilai membahayakan kelancaran dan keselamatan transportasi, baik di jalur darat maupun perairan.

Pemerintah kecamatan terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diimbau menggunakan masker ketika bepergian sebagai langkah perlindungan dari paparan asap.

“Masyarakat diharapkan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi lingkungan belum memungkinkan, khususnya saat kabut tebal menghalangi pandangan. Kehati-hatian diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas,” pungkasnya.  (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *