KUKAR: Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang bersama 18 kepala desa dan masyarakat menyalurkan bantuan uang tunai serta berbagai kebutuhan pokok bagi warga terdampak kebakaran di Jalan AM Alimuddin, RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (11/10/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Tenggarong Seberang untuk membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.
Camat Tenggarong Seberang, Sukono, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil partisipasi pemerintah kecamatan, seluruh kepala desa, serta masyarakat di wilayahnya.

Ia menyebutkan, bantuan uang tunai yang berhasil dihimpun mencapai Rp125.446.500. Selain itu, pihaknya juga membawa berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan para korban kebakaran.
“Pada hari ini, 11 Oktober 2026, kami dari Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang bersama semua kepala desa yang ada di Tenggarong Seberang, kalau tidak salah ada 18 kepala desa, ikut berpartisipasi dalam rangka memberikan bantuan kepada para korban yang ada di Kelurahan Melayu RT 33 Kecamatan Tenggarong,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan dasar, seperti beras, telur, sarden, pakaian, pakaian dalam, serta sejumlah perlengkapan lainnya yang dibutuhkan warga terdampak.
Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada pihak Kelurahan Melayu untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Sukono berharap, bantuan yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban selama masa pemulihan pascakebakaran.
“Yang pertama itu berupa uang sebanyak Rp125.446.500. Di samping itu juga beberapa bantuan seperti sembako, di situ ada telur, ada beras, sarden, semuanya kebutuhan yang diperlukan termasuk pakaian dan pakaian dalam,” jelasnya.
Sukono menambahkan, bantuan yang dibawa dalam kegiatan tersebut diangkut menggunakan sekitar 10 mobil.
Hal ini menunjukkan besarnya kepedulian berbagai pihak di Tenggarong Seberang terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
Ia juga menyinggung aksi solidaritas yang sebelumnya dilakukan untuk membantu korban bencana di sejumlah wilayah, seperti Pariaman, Embalut, dan Perjiwa, dengan nilai bantuan yang disebutnya mencapai lebih dari Rp150 juta.
“Mudah-mudahan dengan bantuan kami ini dapat membantu meringankan beban para korban bencana yang ada di Kelurahan Melayu,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Melayu, M. Hafiz, mewakili warga terdampak menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, seluruh kepala desa, serta masyarakat yang telah memberikan bantuan.
Menurut Hafiz, bantuan tersebut menjadi dukungan berarti bagi warga yang tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai barang berharga akibat kebakaran.
Ia juga mengapresiasi besarnya nilai bantuan uang tunai yang disalurkan, ditambah dengan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan lainnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa sulit pascakejadian.
Hafiz berharap kepedulian yang ditunjukkan masyarakat Tenggarong Seberang dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk kembali menata kehidupan mereka.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, seluruh kepala desa, dan masyarakat yang telah membantu warga kami. Bantuan yang diberikan ini sangat berarti bagi para korban kebakaran,” pungkasnya. (Van)

















