KUKAR : Keterbatasan akses teknologi pembelajaran di sejumlah wilayah pelosok menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar). Dukungan perangkat teknologi dinilai perlu diperkuat, bersamaan dengan peningkatan kompetensi guru agar peserta didik di daerah terpencil tetap memiliki akses pembelajaran yang berkualitas.
Anggota DPRD Kukar, Hendra, mengatakan pembangunan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur sekolah, tetapi juga menyangkut ketersediaan teknologi pembelajaran dan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pendidik.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dapat dirasakan hingga sekolah-sekolah yang berada di wilayah pelosok. Bantuan perangkat pembelajaran menjadi salah satu kebutuhan untuk memperluas akses peserta didik terhadap sumber belajar dan meningkatkan literasi digital.
“Di daerah-daerah pelosok mungkin masih membutuhkan tambahan literasi dan pembelajaran dari teknologi. Karena itu, bantuan perangkat pembelajaran juga penting,” kata Hendra Sabtu (3/10/2026).
Ia menilai dukungan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan guru. Guru perlu mendapatkan pelatihan atau peningkatan kompetensi secara berkala agar mampu memanfaatkan teknologi dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman.
“Untuk pendidikan, masalah guru juga penting. Kami berharap ada peningkatan kompetensi guru melalui upgrading, sehingga kualitas SDM guru semakin berkembang,” ujarnya.
Selain aspek teknologi dan SDM, Hendra juga menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Dukungan pemerintah, menurutnya, perlu menjangkau sekolah negeri maupun swasta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya terus mendorong kemajuan pendidikan di Kukar seiring perkembangan teknologi.
“Kami selalu mendukung kemajuan pendidikan, baik dari segi peningkatan kompetensi guru hingga bantuan sarana dan prasarana sekolah,” kata Heriansyah.
Ia menegaskan, peningkatan kompetensi guru dan pemenuhan sarana prasarana menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan, termasuk memastikan sekolah di wilayah pelosok tidak tertinggal dalam mengikuti perkembangan teknologi pembelajaran. (and)

















