Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Karhutla Kembali Terjadi di Teluk Bingkai, Tim Gabungan Kembali Dikerahkan

210
×

Karhutla Kembali Terjadi di Teluk Bingkai, Tim Gabungan Kembali Dikerahkan

Share this article
Karhutla di Wilayah Desa Teluk Bingkai (Dok. Teluk Bingkai)
Karhutla di Wilayah Desa Teluk Bingkai (Dok. Teluk Bingkai)
Example 468x60

KUKAR: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Desa Teluk Bingkai, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (30/9/2026). Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena terjadi berulang di wilayah yang sama.

Camat Kenohan, Misri, mengatakan api di sejumlah lokasi sebelumnya sempat berhasil dipadamkan. Namun, titik api kembali muncul sehingga tim pemadam harus kembali turun ke lapangan.

“Semalam sudah padam. Ini masih dilakukan pemadaman lagi di Desa Teluk Bingkai, di lahan yang terbakar,” ujar Misri Kamis (1/10/2026).

kbkrn 2

Menurutnya, kebakaran di kawasan tersebut telah beberapa kali ditangani petugas. Dalam beberapa kejadian terakhir, tim bahkan harus berulang kali kembali ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.

“Sudah tiga sampai empat kali ditangani. Sebelumnya sudah dipadamkan, kemudian muncul lagi,” katanya.

Misri menyebut luas lahan yang terbakar di lokasi terakhir diperkirakan sekitar tiga hektare. Namun, kondisi di lapangan masih terus dipantau karena api dapat kembali muncul dari lahan yang sebelumnya terbakar.

Pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemadam kebakaran kecamatan, relawan masyarakat, Masyarakat Peduli Api (Manggala Agni), pemerintah desa, hingga bantuan perusahaan di sekitar wilayah tersebut.

“Kami dari damkar kecamatan bersama relawan kampung, Manggala Agni, dan dibantu perusahaan turun semua ke lapangan untuk memadamkan api,” jelasnya.

Kendala pemadaman salah satunya berkaitan dengan jarak lokasi kebakaran yang cukup jauh. Keterbatasan jangkauan selang pemadam membuat petugas harus mendapat bantuan peralatan dari masyarakat dan pemerintah desa untuk menyambungkan selang hingga mencapai titik api.

Misri mengatakan kemunculan titik api di wilayah Kenohan tidak selalu berada di lokasi yang sama. Sebelumnya, tim juga melakukan pemadaman di sekitar depan SMA 1 Kenohan dan sejumlah lokasi lainnya di Teluk Bingkai.

“Kadang hari ini di mana, malamnya di mana lagi. Wilayah desa-desa kami cukup luas sehingga jangkauannya juga menjadi kendala,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terlebih kondisi lahan saat ini relatif mudah terbakar. Menurutnya, petugas telah berulang kali memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak bermain api atau membakar lahan sembarangan.

“Kami sudah mengedukasi warga dan mengingatkan agar jangan membakar lahan. Jangan bermain-main dengan api,” tegasnya.

Misri juga mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian agar mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pihak yang sengaja melakukan pembakaran. Namun, hingga kini belum ada pihak yang diketahui secara pasti sebagai penyebab munculnya api.

“Saya juga sudah menyampaikan kepada Pak Kapolsek. Kalau memang ditemukan orangnya, tangkap dan proses sesuai hukum. Tetapi sampai sekarang belum ditemukan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas.

“Kalau ada api, segera laporkan. Jangan dibiarkan karena kalau sudah besar, petugas yang akan kesulitan memadamkannya,” pungkasnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *