KUKAR: Persiapan kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser terus dipersiapkan.
Sebanyak 1.625 atlet Kukar disiapkan untuk berlaga dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Jumlah tersebut berdasarkan hasil praporprov dan belum termasuk pelatih maupun ofisial.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan seluruh atlet Kukar telah melakukan persiapan untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, berdasarkan hasil praporprov, terdapat sekitar 1.625 atlet yang disiapkan. Jumlah tersebut belum termasuk pelatih dan ofisial. Dengan tambahan unsur pendukung lainnya, total kontingen Kukar diperkirakan mencapai sekitar 1.700 orang.
“Kalau saat ini mengacu jumlah hasil praporprov kemarin itu 1.625 orang atlet, di luar pelatih dan ofisial. Kalau kita memperkirakan yang akan berangkat ke sana kurang lebih 1.700, maksimalnya 1.700,” ujarnya, Rabu (16/9/2026).
Ia menjelaskan, sebagian cabor telah menjalani pemusatan latihan atau TC secara mandiri. Meski demikian, kondisi tersebut disebut tidak mengurangi kesiapan atlet Kukar menghadapi Porprov 2026.
“Untuk kesiapan keseluruhan, insyaallah atlet Kutai Kartanegara sudah siap untuk mengikuti kegiatan ini. Ada beberapa peserta yang sudah beberapa minggu yang lalu melaksanakan TC mandiri,” katanya.
Dari sisi akomodasi, Dispora Kukar juga telah mempersiapkan kebutuhan penginapan bagi kontingen selama berada di Kabupaten Paser.
“Untuk hal pembiayaan dan yang lain-lain kita sudah siap. Terbukti beberapa waktu lalu kita sudah persiapkan terkait homestay atau penginapan hotel yang ada di Paser. Sudah kita booking, jadi atlet datang siap dengan lokasi yang sudah kita siapkan,” jelasnya.
Terkait dukungan sponsor, Ali mengatakan hingga saat ini belum ada perusahaan maupun pihak swasta yang terlibat langsung dalam pendanaan persiapan kontingen Kukar.
“Sejauh ini sponsor dari perusahaan atau swasta tidak ada. Tapi memang ada beberapa pengurus masing-masing cabor secara sukarela membantu proses pelaksanaan TC, karena TC ini dilaksanakan secara mandiri,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait isu pengurangan nomor pertandingan, Ali menyebut jumlah cabor yang akan dipertandingkan telah dipastikan tidak mengalami pengurangan.
Namun, pembahasan mengenai nomor pertandingan masih berlangsung antara KONI Provinsi, pengurus provinsi cabang olahraga, serta panitia besar Porprov di Paser.
“Kalau cabor tidak ada yang dikurangi. Hanya saja nomor pertandingan yang sampai saat ini masih didiskusikan antara KONI Provinsi dengan pengprov pemilik organisasi di tingkat provinsi, beserta panitia besar dari Paser,” ujarnya.
Menurutnya, apabila nantinya terdapat pengurangan nomor pertandingan, hal tersebut dapat berdampak terhadap jumlah atlet yang diberangkatkan.
“Sebagian besar memang akan berpengaruh ke jumlah atlet. Karena di beberapa cabor sudah menentukan kelas atau spesialisasi atlet. Ada juga nomor tertentu yang diikuti oleh atlet yang sama,” jelasnya.
Ia mencontohkan cabang olahraga individu seperti renang, di mana seorang atlet dapat mengikuti lebih dari satu nomor pertandingan.
“Yang sifatnya individu, olahraga-olahraga individu, kayak renang, dia bisa ikut 100, bisa ikut di 400, seperti itu,” tuturnya.
Di sisi lain, kondisi cuaca panas dan kabut asap yang mulai menebal juga menjadi perhatian dalam persiapan atlet. Ali mengimbau para atlet tetap menjaga kesehatan dan mengikuti pola latihan yang telah disusun pelatih.
“Kami selalu menyampaikan di setiap kesempatan bahwa dengan semangat mereka untuk persiapan, tentunya mereka tetap harus menjaga kondisi kesehatan. Karena kondisi panas ini juga mempengaruhi, kondisi asap yang mulai menebal juga mempengaruhi,” katanya.
Ia menyebut para pelatih di masing-masing cabor telah menyesuaikan program latihan dengan kondisi lingkungan. Beberapa cabor yang biasanya berlatih di luar ruangan juga mulai melakukan latihan di dalam ruangan sebagai bentuk antisipasi.
“Sudah dipetakan oleh para pelatih terhadap kondisinya sehingga tidak mempengaruhi atlet dalam melakukan persiapan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Pertina Kukar, Fahrudi, memastikan persiapan atlet tinju Kukar juga terus digenjot menjelang Porprov 2026.
Atlet yang sebelumnya berhasil lolos Babak Kualifikasi (BK) menjadi bagian dari persiapan menghadapi pertandingan di Paser.
“Latihan kami juga sudah maksimal untuk persiapan Porprov, di mana atlet-atlet kami yang kemarin sudah lolos BK,” katanya.
Ia mengatakan, saat ini Pertina Kukar masih menjalankan TC secara mandiri. Meski tanpa TC terpusat yang dibiayai pemerintah, Fahrudi memastikan kesiapan para atlet tetap terjaga.
“Kami ini masih melakukan TC mandiri. Kalau berbicara tentang kesiapan, kami sudah siap walaupun kami melakukan TC mandiri,” pungkasnya. (*van)

















