KUKAR: SMP Negeri 9 Tenggarong terus menunjukkan perkembangan positif sejak berdiri pada 2021. Sekolah tersebut tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong siswa dan guru untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi hingga tingkat provinsi.
Kepala SMPN 9 Tenggarong, Etik Setijawati, mengatakan berbagai prestasi telah diraih sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, misalnya, siswa SMPN 9 Tenggarong berhasil meraih juara pertama lomba pidato Pesakutai. Selain itu, siswa juga masuk dalam 10 besar Duta Baca Kabupaten dan berhasil mengikuti grand final.
Prestasi juga datang dari kalangan guru. Sejumlah guru SMPN 9 Tenggarong berhasil meraih prestasi dalam berbagai ajang, termasuk kompetisi yang membawa mereka hingga tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Pada tahun sebelumnya maupun tahun ini, guru SMPN 9 Tenggarong berhasil meraih juara pertama dan juara harapan satu dalam kompetisi yang diikuti.
Di bidang akademik, siswa juga menunjukkan kemampuan yang cukup membanggakan. Prestasi diraih melalui olimpiade matematika, dengan beberapa siswa berhasil menempati peringkat tiga, enam, hingga 12. Selain itu, siswa SMPN 9 Tenggarong juga meraih juara dalam cerdas cermat Al-Qur’an, olimpiade IPS, serta Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Kalau OSN pernah peringkat empat. Memang yang masih kurang itu di OSN, sehingga ke depan akan terus kami tingkatkan pembinaannya,” ujar Etik Rabu (26/8/2026).
Sementara pada bidang seni dan olahraga, SMPN 9 Tenggarong rutin mencatat prestasi melalui Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Setiap tahun, siswa sekolah tersebut berhasil meraih prestasi dalam sejumlah cabang, seperti seni suara, mendongeng, menulis cerita, ilustrasi, hingga puisi.
Prestasi juga diraih dalam cabang olahraga seperti pencak silat dan karate, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan siswa dilakukan secara berkelanjutan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Etik mengatakan pihak sekolah berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut. Salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler serta peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
“Setiap tahun kami ingin meningkatkan prestasi. Setiap momen kami berharap ada peningkatan, sehingga konsistensi itu harus dijaga melalui pembinaan, baik oleh guru dalam pembelajaran maupun melalui ekstrakurikuler,” jelasnya.
Selain mengejar prestasi, SMPN 9 Tenggarong juga memperkuat pembentukan karakter siswa. Salah satunya melalui penerapan program tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang dipantau melalui jurnal harian siswa.
Program tersebut diterapkan kepada siswa kelas VII, VIII, dan IX. Aktivitas siswa mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur dicatat dalam jurnal dan dilaporkan secara berkala oleh orang tua kepada sekolah.
Menurut Etik, pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan membangun kedisiplinan, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, meningkatkan prestasi, serta menjaga kesehatan siswa.
“Tujuannya semua mengarah kepada akhlak, prestasi, dan kesehatan anak,” katanya.
Sementara itu, Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyambut baik capaian SMPN 9 Tenggarong yang mampu melahirkan siswa berprestasi di berbagai bidang.
Menurutnya, prestasi yang diraih sekolah menjadi motivasi bagi siswa dan guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar.
“Yang pastinya raihan prestasi ini menjadi penyemangat bagi anak-anak dan para guru dalam memajukan pendidikan di Kukar,” ujar Emy.
Ia berharap SMPN 9 Tenggarong dapat mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan prestasi pada berbagai kompetisi di masa mendatang. (and)

















