Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NASIONAL

Orkestrasi Kawal Program Prioritas, Kementerian PANRB Kolaborasi Bersama Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara

223
×

Orkestrasi Kawal Program Prioritas, Kementerian PANRB Kolaborasi Bersama Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara

Share this article
Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara dengan menggunakan kendaraan karnaval kemerdekaan, di Lapangan Monas, Jakarta. (Dok: menpan.go.id)
Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara dengan menggunakan kendaraan karnaval kemerdekaan, di Lapangan Monas, Jakarta. (Dok: menpan.go.id)
Example 468x60

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) berkolaborasi bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) untuk berpartisipasi dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara dengan menggunakan kendaraan karnaval kemerdekaan, di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (17/8/2026). Karnaval ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Karnaval dibuka dengan penampilan ‘Pagelaran Sabang-Merauke hanya Indonesia yang Punya’. Acara dilanjutkan dengan karnaval mobil hias dari seluruh kementerian/lembaga/BUMN Danantara yang menampilkan program kerja dan capaian instansi pemerintah.

Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy turut hadir untuk mengikuti karnaval mobil hias. Karnaval ini adalah sebagai bentuk dukungan terhadap budaya nusantara yang merupakan wujud persatuan, kekayaan budaya dan semangat kebangsaan, dalam parade ini masyarakat juga dapat melihat kinerja pemerintah yang telah dilakukan.

Kendaraan karnaval milik ketiga kementerian itu mengusung tema Kinerja Terpadu Mengawal Program Prioritas, hal ini mencerminkan kolaborasi dari Kementerian PANRB, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas memiliki satu tujuan yaitu mengorkestrasi program kerja prioritas nasional untuk mewujudkan ekonomi tumbuh lebih tinggi, kesejahteraan meningkat lebih cepat menuju Indonesia Emas 2045. Adapun Kementerian PANRB dalam hal ini berperan menggerakkan kinerja serta tata kelola pemerintahan, Kementerian Keuangan kekuatan penganggaran, dan Kementerian Bappenas menyusun perencanaan pembangunan.

Terdapat delapan langkah strategis transformasi melayani negeri yang dijabarkan Kementerian PANRB pada desain truk yang dihias. Pertama adalah Manajemen Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah untuk mendorong seluruh instansi bergerak secara terpadu dalam mengawal program prioritas. Kedua, Organisasi Pemerintah yang Agile agar birokrasi mampu bergerak cepat, lincah, adaptif, dan berdampak.

Selanjutnya langkah ketiga yaitu Transformasi Tata Kelola dengan menggeser orientasi kerja dari sekadar pemenuhan prosedur menuju pencapaian dampak yang terukur. Keempat, ASN Unggul untuk Indonesia melalui pengembangan talenta terbaik yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan prima.

Kemudian langkah selanjutnya yaitu, Pengelolaan Konflik Kepentingan, yang merupakan bagian dari penguatan integritas aparatur tanpa kompromi. Keenam, Budaya Kerja BerAKHLAK sebagai fondasi untuk membangun budaya organisasi yang kuat dan kinerja yang hebat.

Langkah transformasi melayani negeri yang ketujuh yaitu, Pemerintah Digital Terintegrasi dengan mengubah ego sistem menjadi ekosistem digital pemerintahan yang terpadu. Terakhir, kedelapan, Omni Kanal Layanan Publik untuk menghadirkan pengalaman pelayanan yang mudah, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menteri Rini menuturkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai momen persatuan dan saling menguatkan untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). “Tentunya hari ini kita merayakan usia kemerdekaan kita ke-81 tahun itu dalam keadaan yang tidak mudah. Masih ada saudara-saudara kita masih di pengungsian, karena kemarin kita baru saja ada gempa bumi di NTT. Tentunya saya juga ingin menyampaikan rasa duka cita dan berharap saudara-saudara kita segera mendapatkan bantuan dan diberikan kekuatan,” pungkasnya. 

 

(Sumber: menpan.go.id)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *