Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
OLAHRAGA

Pengurus Baru PBSI Kukar Resmi Dilantik, Target Bangkitkan Kembali Kejayaan Bulutangkis

215
×

Pengurus Baru PBSI Kukar Resmi Dilantik, Target Bangkitkan Kembali Kejayaan Bulutangkis

Share this article
Pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2026-2030. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2026-2030. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2026-2030 resmi dilantik di Gedung PBSI Kukar, Rabu (12/8/2026) malam.

Pelantikan pengurus baru tersebut dilakukan langsung oleh Pengurus PBSI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketua PBSI Kukar, M. Aidil, mengatakan kepengurusan baru membawa visi untuk mencetak bibit-bibit atlet muda sekaligus mengembalikan kejayaan bulutangkis Kukar yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan.

“Visi misi kita adalah mencetak bibit-bibit muda dan kita akan mencoba mengembalikan kejayaan bulutangkis di Kukar, karena beberapa waktu ini memang mengalami sedikit penurunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 31 pengurus dilantik dalam kepengurusan periode 2026-2030. Para pengurus tersebut berasal dari berbagai wilayah di Kukar, baik kawasan tengah, hulu maupun pantai.

“Yang kita lantik sekitar 31 orang. Setiap kecamatan atau wilayah ada perwakilan, baik dari tengah, hulu maupun pantai. Mereka nantinya akan mengoordinasikan wilayah masing-masing,” jelasnya.

Aidil mengungkapkan, dalam waktu dekat PBSI Kukar akan fokus mempersiapkan atlet untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan berlangsung pada akhir tahun.

“Program jangka pendek kita, dalam waktu dekat ada Kejurprov. Kemudian di akhir tahun juga ada Pekan Olahraga Provinsi. Untuk waktu dekat ini kita mengirimkan dulu atlet-atlet kita ke Kejurprov,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan atlet muda tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu beberapa tahun untuk melihat hasil pembinaan secara maksimal.

Aidil berharap kepengurusan baru dapat membawa perubahan positif bagi perkembangan bulutangkis di Kukar, khususnya dalam mencetak atlet-atlet muda potensial.

“Harapannya semoga di kepengurusan kami ini kami bisa mengembalikan kejayaan bulutangkis di Kukar serta bisa membina bibit-bibit atlet muda. Karena membina atlet muda ini tidak instan, perlu waktu paling tidak tiga sampai empat tahun untuk melihat hasilnya secara maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru PBSI Kukar tersebut.

Ia mengatakan, proses pembentukan kepengurusan telah melalui tahapan organisasi, termasuk Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar beberapa bulan sebelumnya.

“Sudah dilantik kepengurusan baru PBSI. Dalam kepengurusan ini mereka sudah melakukan semua proses keorganisasian melalui Muskab yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. Malam ini mereka resmi dilantik dengan kepengurusan yang baru,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah pengurus lama masih dipercaya untuk kembali bergabung dalam kepengurusan baru. Selain itu, beberapa klub bulutangkis yang memiliki hak suara juga turut dilibatkan.

“Beberapa kepengurusan yang lama tetap direkrut. Kemudian beberapa klub yang selama ini memiliki suara juga dilibatkan di dalam kepengurusan,” jelasnya.

Menurut Ali, keterlibatan klub-klub tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mengembangkan olahraga bulutangkis di Kukar.

“Harapannya dengan keterlibatan semua klub di dalam kepengurusan ini tentunya akan memberikan semangat dan motivasi baru, kerja sama yang solid serta dukungan terhadap semua klub untuk perkembangan olahraga bulutangkis di Kukar,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *