KUKAR: Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Kukar 2026 pada 12-16 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Bulutangkis PBSI Kukar, kawasan Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Ketua PBSI Kukar M. Aidil mengatakan, Kejurkab 2026 melibatkan sejumlah klub bulutangkis yang berada di bawah naungan PBSI Kukar.
“Di tanggal 12 sampai tanggal 16 Agustus 2026 ini, pengurus PBSI Kabupaten Kukar akan mengadakan kejuaraan tingkat kabupaten. Kegiatan ini melibatkan semua klub yang ada di Kukar dan memperbandingkan kelompok umur, dari usia dini, remaja sampai taruna,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).
Hingga pembaruan data terakhir, setidaknya sudah enam klub di Kukar yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kejuaraan tersebut.
Menurut Aidil, pendaftaran masih dibuka hingga pelaksanaan technical meeting yang dijadwalkan pada 9 Agustus 2026.
Kejurkab ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarklub, tetapi juga bagian dari upaya PBSI Kukar mencari atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan.
“Kejurkab ini salah satu tujuannya adalah untuk mencari atlet-atlet usia dini yang berada di Kukar, sehingga kita nanti bisa mendapatkan atlet atau anak-anak didik yang potensial untuk terus dibina,” ungkapnya.
Aidil berharap, pembinaan tersebut dapat melahirkan atlet yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional.
Ia menilai, potensi atlet bulutangkis di Kukar cukup besar. Namun, pembinaan yang belum maksimal menjadi salah satu tantangan yang masih perlu dibenahi.
Menurutnya, target pembinaan tersebut tidak bisa dilakukan secara instan. PBSI Kukar memperkirakan hasil dari proses pembinaan atlet muda baru dapat terlihat dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
“Kita masih membina bibit-bibit dan anak-anak yang memang berkemauan untuk bermain bulutangkis dengan baik. Kita akan melihat hasilnya nanti tiga sampai empat tahun lagi, karena menciptakan suatu prestasi tidak bisa instan,” jelasnya.
Dari sisi dukungan pemerintah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, termasuk peminjaman gedung dan sejumlah kebutuhan lainnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan, Kejurkab PBSI menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang akan digelar di tingkat provinsi.
“Ini memang kegiatan yang berjenjang dan memang harus dilaksanakan. Persiapan menurut informasi teman-teman PBSI sudah matang, termasuk beberapa peserta yang dipanggil dan diundang untuk mengikuti Kejurkab,” katanya.
Selain pelaksanaan Kejurkab, PBSI Kukar juga dijadwalkan melakukan pelantikan pengurus kabupaten pada momentum pembukaan kegiatan tersebut.
Aji Ali berharap kepengurusan baru PBSI Kukar dapat terus memperkuat pembinaan atlet melalui berbagai event kejuaraan secara berkelanjutan.
“Harapan kami dengan adanya Kejurkab ini, pembinaan terus-menerus dilakukan dalam bentuk event. Kejurkab ini bagian daripada tolok ukur pembinaan yang dilaksanakan kawan-kawan PBSI,” ujarnya.
Ia juga meminta para atlet yang mengikuti Kejurkab agar tampil maksimal. Para pemenang nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari persiapan Kukar menuju Kejurprov.
“ Harapan Kami, ya bagi teman-teman atlet yang memang masa usianya mengikuti kegiatan ini, Ya ikuti kegiatan ini dengan semangat, tentunya ini juga akan kita tindak lanjuti, pemenang-pemenang ini akan mengikuti kegiatan kejurprov yang nanti akan diagendakan oleh pihak-pihak provinsi,” tuturnya.
Selain pembinaan atlet, Dispora Kukar mendorong PBSI untuk memperkuat organisasi hingga tingkat Kecamatan.
“Kami berharap di kecamatan dibentuk suatu kepengurusan sehingga ini memudahkan organisasi PBSI melakukan pembinaan terhadap usia dini ataupun melaksanakan kegiatan-kegiatan kejuaraan lainnya,” jelasnya.
Menurut Ali, keberadaan kepengurusan di tingkat kecamatan juga akan memudahkan PBSI Kukar dalam memantau perkembangan atlet serta memastikan proses pembinaan berjalan secara berjenjang.
Di sisi lain, PBSI Kukar juga diminta tetap menjaga fokus terhadap persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026. Kejuaraan tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi Kukar untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Konsentrasi tetap terjaga, persiapan tetap terjaga untuk mempersiapkan Porprov yang akan datang,” pungkasnya. (*van)

















