Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineKUTAI KARTANEGARA

Jam Bentong Jadi Senjata Baru Dispar Kukar Promosikan Wisata di Tengah Efisiensi Anggaran

240
×

Jam Bentong Jadi Senjata Baru Dispar Kukar Promosikan Wisata di Tengah Efisiensi Anggaran

Share this article
Objek Wisata Jam Bentong Tenggarong, (Foto : And dutakaltimnews.com)
Objek Wisata Jam Bentong Tenggarong, (Foto : And dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak menyurutkan upaya Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mempromosikan sektor pariwisata. Melalui program bertajuk “Ayo Ngonten di Jam Bentong”, Dispar Kukar membuka ruang bagi para kreator konten untuk ikut memasarkan destinasi wisata daerah secara digital.

Program tersebut digagas Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar Kukar dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di kawasan Jam Bentong, Tenggarong. Lokasi tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas kreatif sekaligus sarana promosi wisata yang efektif dan berbiaya rendah.

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap keterbatasan anggaran promosi yang dialami hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dalam kondisi efisiensi anggaran, kami harus mencari cara agar promosi wisata tetap berjalan. Jam Bentong memiliki fasilitas internet, listrik, dan lokasi yang strategis sehingga sangat memungkinkan dijadikan pusat aktivitas kreator konten,” kata Ivan.

Melalui program ini, Dispar Kukar menyediakan akses internet gratis, area berkumpul, hingga ruang yang nyaman bagi influencer, streamer, maupun kreator digital untuk memproduksi berbagai konten promosi.

Namun, fasilitas tersebut tidak diberikan tanpa syarat. Para pengguna diwajibkan mengisi buku tamu, mengikuti seluruh akun media sosial resmi Visiting Kutai Kartanegara, serta melakukan kolaborasi unggahan dengan akun promosi pariwisata milik Dispar Kukar.

Selain itu, para kreator juga diminta menyisipkan informasi promosi destinasi wisata Kukar dalam setiap siaran langsung maupun konten yang dipublikasikan.

“Kami ingin ada sinergi. Kreator mendapatkan fasilitas gratis, sementara mereka ikut membantu memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Tenggarong dan sekitarnya kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ivan menilai kawasan sekitar Jam Bentong memiliki banyak objek yang layak diangkat menjadi konten digital. Mulai dari panorama Jembatan Mahakam pada malam hari, Taman Kota Raja, hingga kawasan Pujasera yang direncanakan menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Tak hanya sebagai lokasi produksi konten, Jam Bentong juga akan diarahkan menjadi ruang kreasi bagi anak muda dan komunitas seni. Dispar Kukar berencana menambah berbagai fasilitas pendukung, termasuk alat musik yang dapat digunakan secara gratis.

“Kami ingin Jam Bentong menjadi ruang kreatif yang hidup. Ke depan akan ada tambahan gitar, bass, dan alat musik lainnya sehingga masyarakat bisa berkegiatan di sini sambil ikut mempromosikan pariwisata Kukar,” jelasnya.

Sementara itu, petugas keamanan Jam Bentong, Syahrul Ramadan, mengungkapkan bahwa fasilitas di lokasi tersebut sebenarnya cukup lengkap. Selain jaringan Wi-Fi dan listrik, tersedia pula area istirahat yang dapat dimanfaatkan pengunjung.

Menurutnya, rendahnya tingkat kunjungan saat ini lebih disebabkan minimnya informasi yang diketahui masyarakat mengenai fasilitas yang tersedia di dalam kawasan tersebut.

“Masih banyak yang hanya melihat dari luar dan tidak tahu apa saja fasilitas yang ada di dalam. Padahal siapa saja boleh masuk selama melapor dan mengisi buku tamu,” kata Syahrul.

Melalui program “Ayo Ngonten di Jam Bentong”, Dispar Kukar berharap promosi pariwisata dapat terus berjalan dengan melibatkan komunitas kreatif dan generasi muda sebagai mitra strategis dalam memperkenalkan potensi daerah di era digital. (and)

 

 

 

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *