KUKAR: Seleksi atlet domino Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menuju kejuaraan tingkat provinsi digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Selasa (8/4/2026).
Kegiatan seleksi Kejurcab Orado Kukar 2026 yang diikuti 60 peserta ini menjadi ajang penjaringan atlet domino terbaik untuk mewakili Kukar pada kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua Orado Kukar, Heirendra, menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan langkah awal untuk menentukan atlet yang akan berlaga pada kejuaraan domino tingkat provinsi Kalimantan Timur.
“Ini adalah seleksi dari Kukar untuk mengikuti kejuaraan Orado di tingkat provinsi. Peserta berasal dari beberapa kecamatan seperti Tenggarong, Loa Kulu, Loa Janan, Anggana, dan Muara Badak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam seleksi kali ini terdapat dua kategori yang dipertandingkan, yakni kategori senior dan junior. Total peserta yang mengikuti seleksi mencapai sekitar 60 orang yang terbagi dalam 30 pasangan.
Menurut Heirendra, kegiatan ini merupakan pelaksanaan perdana sehingga cakupan peserta masih terbatas pada beberapa kecamatan. Namun ke depan, Orado Kukar berencana memperluas jangkauan seleksi agar bisa menjaring atlet dari seluruh kecamatan di Kukar.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Dery Wardhana, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan domino tersebut. Ia menyebut kegiatan ini menjadi wadah positif bagi masyarakat sekaligus sarana menjaring atlet potensial.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Orado Kukar bersama Orado Provinsi Kalimantan Timur. Tujuannya untuk menjaring atlet dari berbagai kecamatan yang nantinya akan dipersiapkan menuju kejuaraan provinsi,” katanya.
Dery menilai, domino bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga olahraga yang mengandalkan strategi, pemikiran, dan konsentrasi.
Menurutnya, kejuaraan ini juga memberikan ruang bagi berbagai kalangan, baik junior maupun senior, untuk tetap aktif dalam kegiatan olahraga.
“Bagi para senior yang mungkin sudah tidak bisa mengikuti olahraga yang membutuhkan fisik tinggi, domino ini menjadi alternatif yang baik karena lebih mengandalkan strategi dan pemikiran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap pembinaan olahraga domino di Kukar dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional. (*van)

















