Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Ramadan Jadi Momentum, Balikpapan Dorong Pariwisata Religi Berbasis Kearifan Lokal

144
×

Ramadan Jadi Momentum, Balikpapan Dorong Pariwisata Religi Berbasis Kearifan Lokal

Share this article
12b45b06 13a4 4351 9baa da223054b5f9
Forum Da’i Wanita Balikpapan menggelar Senyum Ramadan, di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Rabu (18/3/2026). (TFoto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai mengarahkan pengembangan pariwisata ke sektor yang lebih berkarakter, dengan menonjolkan nilai religius dan kearifan lokal. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi tersebut melalui berbagai kegiatan masyarakat.

Salah satunya terlihat dalam agenda Senyum Ramadan yang digelar oleh Forum Da’i Wanita Balikpapan di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta organisasi keagamaan dalam suasana hangat penuh kebersamaan.

Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan, Raihanah Rahmah, yang hadir mewakili kepala dinas, menegaskan bahwa kegiatan Ramadan tidak hanya bermakna ibadah dan silaturahmi, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi pengembangan sektor pariwisata.

“Kegiatan seperti ini penting untuk membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga pengembangan pariwisata berbasis nilai lokal dan spiritual,” ujarnya.

Menurut Raihanah, pariwisata religi memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Balikpapan, terutama sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain menarik wisatawan, sektor ini juga dinilai mampu memperkuat identitas budaya dan kohesi sosial masyarakat.

Ia menilai keterlibatan komunitas seperti FDWB menjadi kunci dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. “Kami mengapresiasi inisiatif masyarakat yang mampu menggabungkan nilai keagamaan dengan pemberdayaan sosial. Ini fondasi penting bagi pariwisata yang berdampak luas,” katanya.

Kegiatan Senyum Ramadan juga menjadi ruang mempererat kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting, untuk menjawab tantangan pembangunan daerah, terutama di tengah dinamika perkembangan kawasan sekitar IKN.

Pemerintah berharap sinergi yang terbangun dapat menghadirkan wajah pariwisata Balikpapan yang lebih berdaya saing, namun tetap berakar pada nilai religius dan budaya lokal.

“Diharapkan semangat kebersamaan ini menjadi energi positif bagi kemajuan Balikpapan sebagai kota yang nyaman, religius, dan berkelanjutan,” tutup Raihanah.

Dorongan terhadap pariwisata religi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Balikpapan tidak hanya bertumpu pada wisata alam dan industri, tetapi mulai membangun identitas baru yang lebih holistik dengan menggabungkan ekonomi, budaya, dan spiritualitas dalam satu arah pembangunan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *