Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Jelang Tahun Baru 2026, Harga Daging Ayam di Tenggarong Alami Kenaikan

521
×

Jelang Tahun Baru 2026, Harga Daging Ayam di Tenggarong Alami Kenaikan

Share this article
Lapak pedagang Ayam Potong di Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Lapak pedagang Ayam Potong di Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Menjelang perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, harga daging ayam di sejumlah pasar di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terpantau pada ayam kampung dan ayam potong, meski aktivitas jual beli masih berlangsung relatif normal.

Pedagang ayam kampung dan bebek di Pasar Mangkurawang, Muhammad Lubis, mengatakan harga ayam kampung saat ini berada di kisaran Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram.

“Tidak tentu, kadang Rp90 ribu, kadang Rp95 ribu. Mayoritas Rp90 ribu per kilo. Itu khusus ayam kampung, kalau bebek beda lagi,” ujar Lubis, Rabu (31/12/2025).

Sementara itu, untuk bebek, Lubis menjelaskan penjualan dilakukan per ekor sesuai ukuran. Sedangkan entok atau itik serati dijual dengan harga berkisar antara Rp230 ribu hingga Rp250 ribu per ekor.

Meski terjadi kenaikan harga menjelang tahun baru, Lubis menilai kenaikan tersebut masih tergolong wajar. Menurutnya, kenaikan hanya sekitar Rp5 ribu per kilogram dan tidak terlalu memengaruhi daya beli masyarakat.

“Naiknya tipis saja, paling sekitar Rp5 ribu. Permintaan tetap ada, meskipun tidak seramai dulu. Tapi tetap kami syukuri,” tuturnya.

Ia menambahkan, ketersediaan stok ayam kampung masih bergantung pada pemasok lokal dari desa-desa sekitar Tenggarong. Oleh karena itu, jumlah stok disesuaikan dengan kondisi pasar guna menghindari risiko ayam mati atau terserang penyakit.

“Kalau ramai, stok kami tambah. Kalau sepi, stok sedikit saja. Kadang ada yang pesan, kadang tidak. Untuk tahun ini belum ada pesanan khusus,” jelasnya.

Di sisi lain, pedagang ayam potong, Santoso, mengungkapkan bahwa kebutuhan ayam potong biasanya meningkat signifikan menjelang pergantian tahun. Pada hari biasa, ia memotong sekitar 250 hingga 300 ekor ayam per hari. Namun menjelang malam tahun baru, jumlah tersebut bisa meningkat hingga dua kali lipat.

“Hari biasa 250 sampai 300 ekor. Kalau mendekati tahun baru bisa dua kali lipat. Tahun-tahun sebelumnya bahkan bisa sampai 800 hingga hampir seribu ekor habis,” katanya.

Untuk harga ayam potong, saat ini berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram dan diperkirakan dapat naik hingga Rp40 ribu per kilogram pada malam tahun baru. Padahal pada hari normal, harga ayam potong berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

“Kalau menjelang tahun baru biasanya pasti naik. Tapi tahun ini terasa agak sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ucap Santoso.

Para pedagang menyebutkan, pembelian dalam jumlah besar umumnya dilakukan oleh warung makan dan pedagang kuliner yang menambah stok untuk menghadapi momen libur dan potensi keramaian saat malam pergantian tahun.

Meski terjadi kenaikan harga, para pedagang berharap pergerakan harga tetap terkendali dan aktivitas jual beli dapat berjalan lancar hingga puncak perayaan malam Tahun Baru 2026. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *