Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

WNA Malaysia Hilang Terseret Arus di Sungai Patek KM 32, Polsek Tabang Intensifkan Pencarian

433
×

WNA Malaysia Hilang Terseret Arus di Sungai Patek KM 32, Polsek Tabang Intensifkan Pencarian

Share this article
Pencarian WNA Malaysia Hilang Terseret Arus di Sungai Patek KM 32. (dok: Polsek Tabang).
Pencarian WNA Malaysia Hilang Terseret Arus di Sungai Patek KM 32. (dok: Polsek Tabang).
Example 468x60

KUKAR:  Seorang warga negara Malaysia bernama Wong Sie Tuong (65), hilang setelah kendaraan yang ia kemudikan terseret arus deras di penyeberangan Sungai Patek, KM 32 Jalan Hauling KUD Beringin Mulia, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang. Peristiwa terjadi pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 22.00 WITA dan hingga kini korban belum ditemukan.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Tabang pada Jumat (21/11/2025) pagi oleh seorang warga bernama Aling atas perintah Kepala Desa Sidomulyo sekaligus Humas KUD Beringin Mulia, Saydina Aswat. Menurut laporan, kecelakaan terjadi saat korban bersama saksi Hardie alias Amat hendak menuju basecamp KM 35 menggunakan mobil Toyota Hilux double cabin warna hitam.

Kapolsek Tabang IPTU Aldino Subroto, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban sempat beriringan dengan dua saksi lainnya, yakni Ahmad Ribut Maulana dan Sarbani.

”Pada saat mereka tiba di KM 32, kondisi air sungai sedang naik dan arus sangat deras akibat hujan. Namun korban tetap memutuskan untuk menerobos penyeberangan tersebut,” ujarnya.

Di tengah sungai, mobil yang dikemudikan korban tiba-tiba berhenti setelah dihantam arus yang kuat, lalu terputar dan mulai terisi air. Saksi Ahmad Ribut sempat berupaya menyelamatkan korban.

”Saksi berteriak agar korban segera keluar dan bahkan sempat menarik tangan korban. Namun korban tetap berpegang pada setir hingga akhirnya mobil terseret arus,” jelasnya.

Korban kemudian hilang terbawa arus, sementara para saksi menyelamatkan diri dengan berpegangan pada ranting pohon dan merangkak ke tepi sungai. Pada pagi harinya, ketiga saksi sempat melakukan pencarian dan menemukan mobil korban dalam kondisi terbalik sekitar 100 meter dari lintasan penyeberangan, namun korban tidak ditemukan.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Tabang langsung bergerak menuju TKP.

”Kami melakukan koordinasi dengan pihak KUD Beringin Mulia dan menuju lokasi menggunakan long boat. Sesampainya di TKP, kami melakukan penyisiran sungai hingga kurang lebih dua kilometer ke arah hilir,” terangnya.

Dalam pencarian itu, polisi menemukan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit mobil Hilux, kap spion, sandal, celana jeans, dan topi milik korban.

Untuk mempercepat proses pencarian, Polsek Tabang telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

”Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kukar, Ditpolairud Polda Kaltim, Ditintelkam Polda Kaltim, serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda untuk penanganan WNA. Kami juga melaporkan kejadian ini ke Kedutaan Malaysia,” katanya.

Ia menegaskan bahwa medan menuju lokasi cukup berat.

”Perjalanan dari Polsek menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Kondisi sungai saat kejadian juga sangat membahayakan karena debit air meningkat dan arus sangat kuat,” tambahnya.

Korban masih belum ditemukan dan pencarian dilanjutkan hari ini bersama warga dan karyawan perusahaan.

”Kami akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan. Semoga upaya hari ini membuahkan hasil,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *