BALIKPAPAN: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan meluncurkan program perdana Duta Lingkungan Hidup Cilik 2025, yang diikuti siswa kelas IV hingga VI SD. Ini sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di Kota Balikpapan, yang menyasar anak-anak sekolah dasar.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Balikpapan, Dodi Yulianto, menjelaskan program ini merupakan pengembangan dari Duta Lingkungan Hidup yang selama ini hanya melibatkan pelajar SMP dan SMA. Tahun ini, Balikpapan untuk pertama kalinya menghadirkan duta lingkungan dari kalangan siswa SD.
“Langkah ini sejalan dengan program pemerintah kota yang peduli terhadap lingkungan hidup sejak usia dini. Duta Lingkungan Hidup Cilik juga terintegrasi dengan program Adiwiyata dan muatan lokal pendidikan kebersihan serta lingkungan hidup,” ujar Dodi, Senin, 8 September 2025.
Ia berharap para duta cilik dapat menjadi kader yang tidak hanya memahami dan menerapkan perilaku ramah lingkungan, tetapi juga mampu menyebarkannya kepada teman, keluarga, hingga masyarakat luas.
Menurut Dodi, anak-anak usia SD justru lebih mudah menyerap edukasi dan menanamkan kebiasaan baik, seperti membuang sampah pada tempatnya. Nilai yang ditanamkan sejak dini diyakini akan melekat hingga mereka dewasa.
“Kalau dibiasakan sejak kecil, pola pikir peduli lingkungan itu akan tertanam kuat. Harapannya saat dewasa nanti, mereka sudah terbiasa menjaga lingkungan, bahkan bisa menjadi pemimpin yang punya kesadaran lingkungan,” jelasnya.
Lewat program ini, DLH Balikpapan optimistis lahir generasi penerus yang peduli pada bumi. Bukan hanya untuk membangun lingkungan sekolah yang bersih, tetapi juga untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota berkelanjutan dengan partisipasi warganya sejak usia dini.(las)

















