KUKAR: Menjelang musim kemarau, Polsek Muara Kaman meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di ruang serbaguna Kantor Kecamatan Muara Kaman, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, sekaligus memberikan pemahaman mengenai sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan secara sengaja maupun karena kelalaian.
Sosialisasi dihadiri Camat Muara Kaman Nadi Baswan, Kanit Binmas Polsek Muara Kaman IPTU Wahyudi, perwakilan Koramil Muara Kaman Praka Luis, Forest Protection PT. SHJ Totok Setyo Widodo, para kepala desa se-Kecamatan Muara Kaman, Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kaman Bripka Pandi Achmat, serta anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Dalam kesempatan itu warga di jelaskan berbagai dampak buruk karhutla, mulai dari rusaknya ekosistem, terganggunya kesehatan masyarakat akibat kabut asap, hingga kerugian ekonomi yang ditimbulkan.
Warga juga diingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan merupakan tindak pidana yang dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga perekonomian. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan edukatif dan persuasif menjadi strategi utama dalam membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Ia berharap masyarakat dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya masyarakat mengikuti sosialisasi dan berdiskusi mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla di lingkungan masing-masing. (*van)

















