Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Pasca Lebaran, Dinkes Balikpapan Perketat Cek Kesehatan Sopir Angkutan Umum

171
×

Pasca Lebaran, Dinkes Balikpapan Perketat Cek Kesehatan Sopir Angkutan Umum

Share this article
20869816 c811 4246 8a67 6dac55fd5814
Pemeriksaan kesehatan kepada supir angkutan umum yang dilaksanakan di terminal batu ampar. (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Di tengah meningkatnya mobilitas pasca-Idulfitri, perhatian terhadap keselamatan transportasi tak lagi hanya soal kendaraan, tetapi juga kondisi manusia di balik kemudi. Inilah yang menjadi fokus Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dengan kembali menggencarkan skrining kesehatan bagi para pengemudi angkutan umum.

Langkah ini dilakukan melalui pemeriksaan terpadu di sejumlah titik strategis, sebagai upaya memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman. Sebab, kelelahan hingga gangguan kesehatan kerap menjadi faktor tersembunyi yang berisiko di jalan.

Sub Koordinator Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Balikpapan, Agus Iriansyah, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bukan hal baru. Sebelumnya, skrining telah dilakukan di pool kendaraan, termasuk di kawasan Terminal Batu Ampar, saat para pengemudi menyelesaikan aktivitas harian mereka.

“Pada kegiatan sebelumnya, pemeriksaan dilakukan di pool akhir. Setiap pengemudi yang kembali langsung kita cek kondisi kesehatannya,” ujarnya, pada hari Selasa, 24 Maret 2026.

Namun kini, pendekatan tersebut diperluas. Pemeriksaan tidak lagi hanya terpusat di pool, tetapi juga menjangkau titik-titik aktivitas tinggi seperti kawasan Semayang. Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan lebih menyeluruh, terutama di tengah lonjakan pergerakan masyarakat.

Menurut Agus, skrining ini menjadi bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko yang kerap diabaikan, mulai dari tekanan darah tinggi, kelelahan ekstrem, hingga potensi penyalahgunaan zat berbahaya yang dapat menurunkan konsentrasi saat berkendara.

“Bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan setiap pengemudi berada dalam kondisi sehat, baik secara fisik maupun mental, saat membawa penumpang,” tegasnya.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi kesehatan umum, hingga deteksi dini penyakit tidak menular dan kesehatan jiwa. Jika ditemukan indikasi gangguan, pengemudi akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.

Selain intervensi dari pemerintah, kesadaran individu juga menjadi kunci. Para pengemudi diimbau untuk menjaga pola istirahat, mengatur pola makan, serta menghindari konsumsi zat yang dapat mengganggu fokus saat berkendara.

Di tengah tingginya mobilitas, upaya ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya soal kelayakan kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengemudi.

Melalui skrining yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Balikpapan berharap transportasi publik dapat semakin andal dan aman. Karena pada akhirnya, setiap perjalanan bukan sekadar sampai tujuan,tetapi memastikan semua orang tiba dengan selamat.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *